Visa merupakan salah satu dokumen wajib yang harus dimiliki seseorang untuk masuk ke suatu negara, kecuali jika negara yang akan kita datangi sudah memiliki kebijakan atau perjanjian khusus dengan negara kita. Sebagai contoh, warga negara Indonesia dapat pergi ke Singapura, Malaysia, Macau, dan atau Hongkong tanpa harus mempunyai visa terlebih dahulu. Dalam artikel ini saya ingin menceritakan pengalaman saya mengurus visa ke Amerika Serikat melalui Kedutaan Besar Amerika Serikat (US Embassy) Jakarta. Sebenarnya, sejauh ini saya sudah melakukan aplikasi visa Amerika Serikat sebanyak dua kali ke US Embassy Jakarta. Yang pertama adalah ketika saya mengurus visa J1 (student exchange) pada bulan Februari 2010 yang pengurusan dokumennya dibantu oleh IIEF (lembaga yang mengorganisir beasiswa IELSP yang saya terima pada saat itu) dan yang kedua adalah ketika saya ingin mengajukan visa B1/B2 untuk keperluan mengikuti konferensi internasional selama 10 hari di Boston, AS pada Januari 2011 (namun untuk aplikasi visa ini dibatalkan karena satu dan lain hal Saya tidak dapat menghadiri visa interview dan tidak jadi berangkat). Seperti pada pengurusan visa J1, pengurusan visa B1/B2 yang ke Boston ini pengurusan visanya juga dibantu oleh rekan saya dari Tim yang akan berangkat ke Boston. Memang benar, kedua aplikasi visa yang saya ajukan untuk pengurusan dokumen dibantu oleh orang yang ada dilingkungan saya, namun setidaknya saya juga mengerti dan mengikuti bagaimana cara mengisi formulir dan apa saja yang dibutuhkan dan harus dibawa ketika mengurus visa Amerika Serikat. Sekali lagi disini saya akan menceritakan tahap-tahap pada saat saya melakukan pengurusan visa J1.

Untuk melakukan pengurusan visa Amerika Serikat, pemohon harus memulai proses dengan membuat jadwal interview yang dilakukan melalui online di website Kedubes Amerika Serikat.Caranya adalah dengan mengisi terlebih dahulu formulir aplikasi pendaftaran elektronik DS-156 yang telah disediakan di web tersebut. Selain itu kita juga harus mengisikan satu formulir lagi dimana pengisian formulir ini dapat diisikan secara manual baik tulis maupun ketik (berdasarkan informasi yang saya terima, khusus untuk pengajuan visa J1 diharuskan juga untuk mengisi formulir DS-158 yang juga dapat diisikan secara manual). Kembali ke pengisian aplikasi online DS-156, setelah formulir elektronik DS-156 selesai diisi dan kita meng-klik “submit”, maka nanti akan muncul Barcode dari aplikasi yang kita ajukan. Gunakanlah barcode tersebut untuk membuat jadwal interview sesuai dengan hari dan jam yang available buat kita. Setelah selesai cetak seluruh dokumen yang telah terisi lengkap dengan jadwal interview visa kita. (UPDATE: berdasarkan pengalaman pengisian pada Januari 2011, sekarang pengisian formulir aplikasi tidak menggunakan form DS156 lagi namun menggunakan DS160 dimana menurut saya isi dari formulir DS160 ini lebih lengkap dan mencakup DS157 dan DS158 —koreksi saya kalau info update ini salah—Dan gambar berikut adalah Undangan Visa Interview yang dikirimkan kepada kita melalui email setelah keseluruhan formulir aplikasi selesai dilakukan dan kita sudah menentukan jadwal jam dan hari interview visa).


Dalam pengisian aplikasi visa AS anda juga diminta untuk menyertakan pas foto berukuran 5×5. Ada standar ukuran khusus yang telah ditetapkan untuk pas foto ini. Untuk lebih aman, pergilah ke studio foto di daerah anda dengan membawa informasi ketentuan foto visa Amerika Serikat yang dapat dilihat informasinya di web Kedubes AS dan katakan kepada mereka anda hendak membuat visa AS sehingga tidak asal-asalan ukuran 5×5. Untuk daerah Kota Purwokerto, bisa datang ke Studio Foto Sampurna dekat Alun-alun Purwokerto. Saya (pada saat aplikasi visa B1/B2) dan beberapa teman saya yang akan berangkat ke AS memilih studio foto ini untuk keperluan aplikasi visa ini. Namun apabila anda berada di Jakarta datanglah ke Jl. H. Agus Salim atau lebih dikenal Jalan Sabang disitu banyak sekali studio foto yang menerima pas foto visa US. Pada saat mengurus visa J1 saya datang ke Globe Photo Studio dengan mengeluarkan kocek Rp 30.000, ternyata beberapa orang penting dan artis Ibukota yang akan pergi ke AS juga melakukan foto visa disini.

Bawalah paspor dan seluruh formulir aplikasi visa AS yang telah anda isi dan telah dibubuhi pas foto 5×5 beserta seluruh dokumen pendukung yang dapat membantu anda mendapatkan visa AS, seperti: KTP, buku tabungan, KK, akte kelahiran, ijazah pendidikan terakhir, dan mungkin dokumen lain yang berasal dari kerabat atau kolega anda di US serta itinerary perjalanan anda (tiket pesawat). Kemudian, datanglah ke areal Kedubes AS sebelum jam interview anda.

Saya dulu jadwal interview jam 7 pagi namun berdasarkan informasi dari teman dan IIEF saya sudah harus berada di areal Kedutaan Amerika pada pukul jam 05.00 subuh agar mendapatkan antrian awal. Dan pada pukul 04.50 pagi sampailah saya di gerbang Kedubes AS, namun security Kedutaan meminta saya untuk mengantri dari bawah jembatan rel kereta api yang terletak disebelah kanan Kedubes AS. Ketika sampai disana belum ada orang lain yang mengantri selain saya dan rekan satu kelompok saya yang berjumlah sekitar 12 orang, namun beberapa menit kemudian semakin banyak orang yang datang dan menurut pengamatan saya mencapai hingga lebih dari 40 puluhan orang. Namun demikian walau datang sangat pagi, bukan berarti kita didahulukan rupanya.Ternyata SOP nya para pelautlah yang terlebih dahulu dipanggil untuk masuk areal Kedutaan. Itu adalah antrian pertama kita. Dimana antrian pertama yang harus dilalui di depan ini adalah antrian untuk masuk ke area ring terluar dari kedutaan. Selain kita akan diperiksa kelengkapan dokumen dan diperiksa bahwa nama kita benar-benar ada di dalam daftar pemohon visa pada hari itu, tentunya barang bawaan kita pun akan diperiksa oleh security Kedutaan satu-satu. Demi alasan kenyamanan, sangat tidak disarankan membawa barang-barang yang tidak perlu misal jaket, mungkin juga ikat pinggang (hehehe). Karena anda pun akan berkali-kali melewati proses pemeriksaan security yang lengkap, repotkan kalo berkali-kali melepas ikat pinggang.

Setelah memasuki pagar Kedutaan anda akan disuruh untuk mengantri kembali, antrian anda kali ini adalah antrian kedua yaitu antrian menuju loket kasir untuk membayar biaya administrasi. Disini pada saat itu saya tidak perlu untuk membayar biaya administrasi karena keberangkatan saya ke AS disponsori penuh oleh US Embassy Jakarta yang telah bekerja sama dengan IIEF. Tapi menurut informasi yang saya terima, biaya administrasi yang harus dibayar oleh pemohon visa AS adalah sebesar US$ 131 dan apa yang saya baca ketika di loket uang yang dibayarkan harus dalam bentuk rupiah dan uang pas. Sebagai catatan penting, diterima atau ditolaknya aplikasi visa anda uang yang telah anda bayarkan tidak akan kembali, so disini berdoalah agar aplikasi visa anda tidak sia-saia. Setelah mengantri pada loket kasir kita akan disuruh memasukan formulir aplikasi visa seperti DS156 yang telah dibubuhi foto, DS157, dan DS158 diantian selanjutnya.Saya sempat mendapati seseorang yang harus keluar dari areal Kedutaan karena salah satu persyaratan aplikasi yang disyaratkan kurang. Selama beberapa saat, dia melakukan negosiasi kepada petugas Kedutaan namun petugas Kedutaan dengan nada keras menolak bernegosiasi. Perlu diperhatikan, diantrian ini kita akan diberikan nomer regu atau kelompok yang berisi masing-masing regu 6 orang. Anggota nomer regu inilah yang akan masuk ke ruang interview secara bersama-sama.

Setelah diberikan nomer regu kita bersama-sama dengan regu kita mengantri kembali untuk masuk ke areal Kedutaan Besar Amerika Serikat yang lebih dalam lagi. Kali ini kita akan mendapatkan pemeriksaan keamanan yang lebih detail daripada sekadar pemeriksaan awal yang berada di ring luar Kedutaan. Disini kita harus melewati pintu metal detector seluruh barang bawaan harus melewati scanner termasuk ikat pinggang yang saya pakai. Dan seluruh alat komunikasi harus ditinggalkan di meja security ini untuk dititipkan. Selama berada diruang tersebut kita juga dipantau oleh petugas-petugas keamanan Kedutaan dari lantai dua ruangan tersebut. Memang, setelah melewati pemeriksaan ketat security  ini kita akan mengantri lagi namun diantrian ini kita dapat duduk dan minum air mineral gratis yang telah disediakan, di areal antrian tersebut juga ada beberapa stan penjual minuman, jajan, dan makanan. Jadi kita bisa santai disini sembari menunggu panggilan masuk ke ruang pengambilan sidik jari dan interview.

Beberapa menit kemudian, grup kita dipanggil untuk masuk ke suatu gedung dimana didalam gedung tersebut kita harus mengantri dua kali, yang pertama adalah untuk pengambilan sepuluh sidik jari tangan dan wawancara dengan Interviewer dari Kedutaan. Pengambilan sidik jari dilakukan oleh Petugas Kedutaan seorang perempuan Warga Negara AS dimana saya dan petugas tersebut dipisahkan kaca namun saya dibantu petugas Kedutaan berwarganegara Indonesia di luar ruangan kaca tersebut ketika sidik jari saya tidak tepat terekam. Setelah itu barulah kelompok kita diundang untuk maju wawancara visa. Ternyata wawancara visa tidak se-“horror” yang saya bayangkan, saya kira saya akan diinterogasi didalam suatu ruangan khusus berdua, ehh ternyata wawancara visa dilakukan disebuah loket yang terpisah oleh kaca dan disitu ditanya-tanya tujuan saya ke Amerika Serikat, saat ini kuliah dimana dengan jurusan apa, pernah ke luar negeri sebelumnya atau tidak, dll.

Oh iya, berdasarkan pengamatan saya pewawancara mencoba untuk memberi salam pertama kepada interviewee dengan bahasa Indonesia, namun pada giliran saya sebelum sang interviewer menyalami saya, saya menyalami dia terlebih dahulu dalam bahasa inggris agar percakapan dalam wawancara bisa dilakukan dalam bahasa inggris apalagi saya ke Amerika kan untuk belajar bahasa inggris jadi saya mencoba untuk memanfaatkan kemampuan bahasa asing saya. Sangat penting untuk diperhatikan, apabila diakhir wawancara interviewer memberikan anda kartu putih berarti anda hampir pasti akan mendapatkan visa AS yang anda ajukan, namun apabila anda mendapatkan paspor anda kembali berarti anda telah gagal dalam aplikasi visa yang anda ajukan dan terakhir apabila kartu kuninglah yang diberikan oleh pewawancara maka disini menurut saya posisi anda adalah 50:50 permohonan visa anda bisa saja dikabulkan namun sangat mungkin juga visa anda ditolak. Berdasarkan pengalaman teman saya, apabila kartu kuning yang diterima, data anda akan di check kembali ke Washington D.C. untuk memastikan bahwa anda clear atau not clear.

Setelah wawancara selesai kita satu kelompok dipersilahkan untuk keluar dari gedung pengambilan sidik jari dan interview visa tadi. Kita kembali dipersilakan duduk untuk mengantri kelompok kita untuk keluar di areal antrian sebelumnya, antrii lagi asyik kan hehehe. Setelah menunggu sekitar 15 menit kelompok kita dipanggil untuk keluar dari areal tersebut dan mengambil barang-barang yang kita titipkan di security.

Untuk proses pengambilan visa apabila anda mendapatkan kartu putih tidaklah begitu lama mungkin sekitar 10 hari kerja, saat itu saya interview visa J1 pada tanggal 9 Februari 2010 kemudian mendapatkan telepon dari Kedubes AS bahwa visa sudah dapat diambil sekitar tanggal 18 Februari 2010. Sebaliknya bagi Anda yang mendapatkan kartu kuning ketika wawancara visa mungkin anda harus sedikit bersabar untuk mendapatkan kepastian kapan visa anda jadi atau dapat diambil. Pengalaman 2 teman saya untuk dua kasus yang berbeda, yang pertama adalah teman satu kelompok visa interview J1, visa baru dapat diambil 3 hari sebelum keberangkatan ke AS atau membutuhkan waktu sekitar 7 minggu (hampir dua bulan) dari proses interview visa sampai dengan visa tersebut jadi dan dapat diambil. Sedangkan pengalaman teman saya yang lain ketika mengajukan visa B1/B2 untuk konferensi internasional (yang dulunya satu tim dengan saya) mendapatkan kartu kuning ketika wawancara, namun proses selesainya visa dan visa tersebut sudah dapat diambil hampir sama dengan rekan-rekan satu tim yang mendapatkan kartu putih.

Demikian cerita singkat pengalaman saya mengurus aplikasi visa Amerika Serikat. Mungkin ribet memang namun tentunya mengasyikan karena banyak sekali pengalaman yang didapatkan dari keseluruhan proses ini. Semoga bermanfaat🙂

Comments
  1. nice post brader, keep posting yo, orang-orang pasti pada pengen tahu nih cara ngurus visa USA

  2. Hentya Rizki Hania says:

    Nice info🙂

  3. suwun banget , kebetulan saya mau berangkat bulan mei 2012 ini

  4. Rose says:

    berarti kapan selesainya visa gak ada kepastian,ya? waktu interview, dibilang 3 business days bisa diambil. Tapi sampai 2 minggu nih…belum ada juga info dari kedutaan. Jadi masih kudu tunggu kabar dari mereka atau langsung ke RPX ya? Mohon pentunjuk…tx…Rose

    • Erik Febrian says:

      Iya Mba Rose, sejauh yang saya tau untuk berapa lama kepastian visa tersebut sudah ready tidak tentu. Mungkin sebagai pedoman adalah kertas yang diberikan oleh petugas US Embassy ketika selesai wawancara, seharusnya apabila Mba Rose dijanjiakn 3 business day berarti Mba diberikan kertas putih donk setidaknya itu tidak dalam jangka waktu yang terlalu lama. Dulu waktu saya ngurus visa hanya skitar seminggu saja sudah selesai waktu itu saya menerima kertas putih. Ada juga teman saya yang menerima kertas kuning namun proses selesaiya sangat cepat. Semoga pada saat membaca jawaban ini Mba sudah selesai visanya.
      Best Regards,

    • Susilaningsih Panglipur Dewi says:

      Mo tanya nich apakah paspor lama sangat menentukan untuk memperoleh visa USA,pada hal paspor lama sudah ga ada gmn donk n paspor yg skrng br dipakai ke jepang,,,,,,,mohon jawabannya trimakasih.

      • Erik Febrian says:

        Ada pengalaman teman saya yang diminta paspor lamanya ketika aplikasi Visa US,
        Di blog ini juga blogger yang mau ke US diminta paspor lama
        monggo di cek di blog ini, sepertinya dia mempunyai trik atau tips http://www.zikri.com/2008/01/08/mengurus-visa-amerika-serikat/
        Seperti yang saya ulas diatas saya kok yakin kalo negara-negara yang pernah kita kunjungi itu sangat menjadi pertimbangan di approve atau tidaknya visa USA kita.
        Jadi kalo ke Jepang saya kira salah satu nilai tambah yang baik =P

  5. coco_inter says:

    Mau nanya nih.. Saat mau interview visa bisa gak klo tanpa akte kelahiran? Soalnya akte saya hilang sekaligus sama copyannya.. Tapi dokumen yg lain ada kok macam KK,KTP,Paspor,ijazah.. Mohon info yah.. Makasih sblumnya😉

    • Erik Febrian says:

      Sejauh pengamatan saya sih gak masalah tanpa akte kelahiran🙂
      Toh juga gak diminta dulu akte kelahirannya, mungkin posisinya disini akte kelahiran itu adalah pengganti ijazah seperti pas kita buat paspor dulu🙂
      Lagian pada saat sebelum ke meja kasir kan ada petugas dari US Embassy yang memeriksa kelengkapan dokumen … kalo disitu clear insya Alloh gak diminta pas wawancara.
      Dulu saya membawa.

  6. sjamsoel ridzal says:

    Dear Erik…
    Terima kasih atas infonya, sebetulnya berpengaruh tidak sih? jika passport kita sudah pernah di isi visa dari Jepang, China, Malaysia. Maksudnya memepengaruhi pertimbangan di beri atau tdk nya visa ke amerika?
    Suwun

    • Erik Febrian says:

      Saya kira berpengaruh Bro,
      Sebagai contoh misalnya bro Ridzal beberapa kali pernah mengunjungi negara-negara seperti Afghanistan, Iran, Irak, Pakistan, Palestina dll mungkin ada perlakuan ataupun pertanyaan tambahan ketika pengajuan visa AS.
      Saya kira apabila Bro Ridzal pernah mengunjungi negara-negara Eropa dan atau Asia Timur itu saya kira juga merupakan salah satu faktor pendukung untuk bisa mendapatkan visa US dengan mudah ^^
      Selamat mencoba

  7. Mike Solomon says:

    Dear Mas Erik,

    Saya mendapat kesempatan untuk mengikuti fellowship program di Amerika untuk beberapa bulan . Ketika di Interview konsular mengatakan visa saya di approve tapi saya mendapat kertas kuning karena kurang dokumen asli. Hal ini disebabkan keterlambatan paket post dari sponsor saya dari amerika.

    Setelah dokumen asli dari Amerika saya terima, langsung saya kirim melalui RPX di medan ke US Embassy di Jakarta. Kemudian perihal perkembangan prosess visa saya forward ke universitas di Amerika. Dan mereka membantu dengan menambah infromasi tentang beasiswa saya ke US Embassy untuk mempercepat process visa.

    Dua hari yang lalu saya mendapat email dari US Embassy dengan judul ” Document Status (Travel Docs) dengan informasi ” your documents have been collected from The USA Embassy/Consular dan menambah informasi pengambilan passport saya akan di kembalikan ke RPX Casablanca.

    Menurut mas Erik, apakah visa saya sudah di approve dari notification ini?

    Mohon sharing informasi berdasarkan pengalamannya.

    Terima Kasih

    • Erik Febrian says:

      Dear Reader,
      Sebelumnya saya ucapkan selamat terlebih dahulu atas beasiswa yang diterima.
      Hmmm, apabila rencana pergi ke US nya itu untuk study saya kira pihak embassy tidak akan mempersulit untuk proses visanya apalagi sudah ada surat rekomendasi dari Kampus di USA.

      Menurut saya dari apabila dianalisa dari email tersebut, saya kira Visa memang sudah di approved dan anda tinggal menunggu saja visa yang akan dikirim lagi ditempat pengambilan semula.
      Sebagai informasi, yang saya tahu apabila aplikasi visa USA ketika visa sudah di approved akan di telpon oleh US Embassy bahwa visa anda sudah selesai dan bisa diambil di X jam X sd jam X misal seperti itu.
      Namun coba pastikan saja ke US Embassy Jakarta via telepon atau cek di website us embassy jakarta
      atau ini bisa menjadi referensi http://www.ustraveldocs.com/id_bi/id-loc-passportcollection.asp
      Itu yang bisa saya jawab terima kasih

      • Januari H Siahaan says:

        Dear Pak Erik,

        Mantap pak informasinya,,mudah-mudah Tuhan menambahkan orang-orang yang seperti bapak, yang mau sharing informasi/pengalaman nyata dan membantu orang2 yg butuh informasi akurat.

        btw, saya ada rencana traveling/jalan2 ke sacramento/san fransisco,,kira2 berapa banyak ya dana yang harus saya keluarkan untuk bisa kesana selama 1minggu???( pulang pergi ),,thanks ya pak sebelumnya.

      • Erik Febrian says:

        Dear Bapak Siahaan,
        Sama-sama Bapak, terima kasih atas ucapannya Pak.
        Terima kasih juga telah membaca blog saya ini.
        Untuk menjawab pertanyaan Bapak itu saya kira sangat relative Pak terkait besar nilainya mungkin tidak jauh berbeda apabila Bapak menggunakan travel agent dari Indonesia. Sementara ini selama saya di US, saya menggunakan tour yang sudah diarrange oleh Kampus saya sebelumnya.
        Demikian terima kasih

  8. Adin says:

    Dear Mas Erik..

    Salam Kenal.
    Mohon informasinya kalau saya mau membuat Visa Ke US tahun 2013 ini , kira2 akan semakin sulit dari thn2 sblm nya atau tdk ya ?

    dI sana nanti rencananya saya akan bekerja & tinggal bersama Paman& bibi saya yg sudah ada disana sejak 10 thn yg lalu.

    Menurut Mas Erik, gmn cara saya untuk dapat visa tsb ya ?
    terimakasih.

    • Erik Febrian says:

      Dear Mas Ahmad,
      Salam kenal juga,
      terima kasih atas komentar di blog ini

      Sebelumnya saya ingin menjawab pertanyaan pertama dari mas, saya kira untuk semakin sulit atau tidak nya saya kira itu relatif
      artinya sekarang eskalasi politik dan ketegangan internasional yang berhubungan dengan terorisme juga masih relatif seperti sebelum sebelumnya
      jadi saya kira prosesnya akan normal saja seperti pada umumnya saat saya mengajukan visa uS
      saya kira apbila dokumen kita lengkap dan tujuan jelas kita akan diberi kemudahan bahkan seeperti multiple entry dan sebagainya.
      Tentunya dengan adanya keluarga yang akan ditinggali di US ini akan membantu mas ahmad untuk mendapatkan visa us,
      mohon kontak pihak kedutaan saja untuk info lebih lanjutnya
      saya kira itu ada nilai tambahnya.

  9. bro, kalau kita uda selesai kuliah trus nyari J1 visa bisa ga ya? mohon infonya ya🙂 thanks

    • Erik Febrian says:

      Bisa, bisa saja Bro,
      Menurut saya itu untuk mendapatkan sebuah isa dari sebuah negara sangatlah mudah asalkan kita memenunuhi semua persyaratan dari permohonan visa tsb.
      Memenuhi persyaratan disini yang saya tekankan bukan administrasi dokumen yang dibutuhkan namun lebih kepada kejelasan tujuan ke Amerika, untuk apa disana, tinggal dimana, berapa lama dsb.?saya yakin apabila itu semua sudah dapat diyakinkan tentunya dengan dokumen yang jelas pula, pasti visa itu akan disetujui.
      Namun sejauh yang saya tahu kan visa J itu hanya khusus untuk pertukaran kebudayaa, pelajar, dll apakah Mas Leo sudah mendapatkan sponsor atau program untuk kesana>?

  10. Dear Pak Erik…
    Kalo bisa bantu bagi info, tolong ya. Gini, anak saya masih mahasiswi SM VI, rencananya mo ditraktir tantenya yg tinggal di US jalan2 kesana (Visa Turis ya..?). Saya dikasitau anak saya bahwa pada saat ngurus Visa, salah satu syarat adalah harus bawa rekening koran. Pertanyaannya, apakah harus tersedia saldo dalam jumlah minimal tertentu? Kalau ya, tentu jadi pertimbangan untuk disediakan… Begitu Pak Erik, tolong infonya ya…terimakasih & sukses buat Pak Erik…

    • Erik Febrian says:

      Dear Bapak Edward,
      Bapak Edward Yth,
      Saya ingin mencoba menjawab pertanyaan Bapak dari apa yang sejauh ini saya tahu.
      Iya Bapak, untuk jalan-jalan ke US biasanya menggunakan visa B1/B2
      Dimana biasanya via B1 itu bisnis trip dan Visa B2 itu untuk pleasure or non business trip. namun saat ini biasanya jenis visa ini sudah digabungkan “B1/B2”.
      Iya Bapak betul sekali Bapak biasanya diminta untuk melengkapi rekening koran dari tabungan Bapak selaku orang tua dan anak bapak tersebut.
      Kebetulan pada saat Bapak bertanya ini, saya baru saja bertemu dengan staf Kedubes dan kebetulan juga beliau baru saja memberikan informasi terkait apa yang Bapak tanyakan ini. Namun jawaban ini adalah jawaban pribadi seorang staf bukan jawaban institusi kedubes yah Pak ^^
      Tentu Kedubes AS mengeluarkan ijin mendapatkan visa bagi seseorang bukan tanpa sebuah pertimbangan matang, mereka tentunya mengkalkulasi berbagai hal dan saya yakin ini juga berkaitan dengan buku tabungan, tiket pesawat, kejelasan penginapan disana, dan apakah ada yang menanggung atau tidak disana.
      Hal ini dimungkinkan karena Pemerintah Amerika tidak ingin kunjungan baik putri bapak kesana tidak akan berjalan dengan lancar dan bisa terkatung katung disana apabila banyak hal tidak dipersiapkan dan adanya sebuah tujuan dan motivasi yang matang dan jelas.
      Bagi Amerika sendiri, apabila orang yang di approve visanya kemudian orang tersebut di Amerika terkatung katung akan membuat beban pemerintah AS sendiri.
      Jadi kalo boleh saya sarankan sediakan seluruh administrasi yang diminta oleh kedubes AS untuk permohonan visa B1/B2 nya, termasuk rekening korannya yang bisa menunjukan bahwa anak bapak akan mempunyai perjalanan yang lancar disana, kemudian kejelasan tempat menginap, tiket pesawat PP, dll.
      Satu hal yang penting adalah bapak harus bisa menunjukan bahwa putri bapak akan mendapatkan jaminan hidup selama disana dari tante putri bapak tersebut.
      Demikian bapak semoga bisa membantu

  11. halo erik, nama saya ayuni. Minggu ini saya mendapatkan email dari host family saya di USA untuk program AU PAIR selama satu thn. beliau menyarankan saya mempelajari visa J1 untuk aupair dan dia juga menyebutkan visa D-2019 yang saya sendiri belum tahu jenis visa ini dan dia berjanji akan mengirimkan berkas berkas untuk visa D-2019 ini. Bisakah kamu jelaskan? karna agak sulit buat saya membaca dari embassy us dan mencernanya. Apa saja syarat yang dibutuhkan. Karena saya pernah apply visa AUS for travel hanya menggunakan invitation letter dari adik saya yang bersekolah di AUS dan cepat di approve tanpa basa basi. Mohon bantuannya, saya sangat membutuhkan jawaban mas. terimakasih banyak ya atas infonya.
    email saya : ayunirianthy@gmail.com

    • Erik Febrian says:

      Wah, Selamat Ayuni atas invitation program AU PAIR dari US nya…
      Untuk program AU PAIR mungkin saya bisa merekomendasikan Ayuni untuk membaca ketentuan visa J1 Au PAIR
      http://j1visa.state.gov/programs/au-pair/ di link tersebut.
      Saya yakin jenis tipe J1 Ayuni pasti tau sementara itu untuk D-2019 seperti yang dulu saya miliki ketika pergi ke US adalah sebuah dokumen yang menunjukan bahwa pemohon visa J1 ini eligible jadi form D-2019 ini adalah formulir atau dokumen untuk bisa mendapatkan visa J1. Jadi kalo dulu saya itu, pada saat visa interview ke Kedubes AS membawa Dokumen D-2019 ini, jadi dokumen ini yang membuat adalah sponsor kita mungkin dalam hal ini adalah host family kamu Ayuni. Jadi dokumen tersebut menggambarkan siapa yang mendonori biaya, berapa lama akan tinggal, dalam program apa, dan estimasi biaya selama program
      Demikian yang bisa saya jawab Ayuni semoga membantu. Terima kasih.

  12. Adin says:

    Mas Erik,,

    Boleh saya minta nomor Hp anda ?
    thanks

    Salam

    Adin

  13. Rendy Leka says:

    Broooo mau tnya yah. Saya pelaut dh lagi nunggu jdwal interview Visa ke Us, nah mau tnya yah dokumen2 apa saja yg harus saya bawa ? Berhubung dokumen2 saya telah di keep sama pihak agen.. Yang asli ato gak dokumen yg harus di bawa?? Thanks ya.. Di tunggu balesannya via email..
    Anyone can send me email for this. Thanks

    • Erik Febrian says:

      Siang Bro.
      Untuk dokumen dokumen yang perlu disiapkan adalah Paspor tentunya, kemudian Bawalah paspor dan seluruh formulir aplikasi visa AS yang telah anda isi dan telah dibubuhi pas foto 5×5 beserta seluruh dokumen pendukung yang dapat membantu anda mendapatkan visa AS, seperti: KTP, buku tabungan, KK, akte kelahiran, ijazah pendidikan terakhir, dan mungkin dokumen lain yang berasal dari kerabat atau kolega anda di US serta itinerary perjalanan anda (tiket pesawat). Bagi Mas Rendy mungkin surat dari instansi di Indonesia dan instansi Mas Rendy di US yang melakukan invite dan hire Mas untuk bekerja disana…
      Walaupun dokumen saat ini di agen saya kira nantinya sebelum interview visa dokumen itu akan dikembalikan ke Mas Rendy karena saya kira yang asli juga sangat dibutuhkan…..
      Yang jelas dokumen-dokumen yang berkaitan dengan pekerjaan Mas dari perusahaan baik dari yang rekrut di AS dan di Indonesia harus dibawa kalo menurut saya.
      Satu lagi biasanya bagi para pelaut wawancaranya di dahulukan jadi bisa datang lebih pagi apabila akan interview…

  14. Trimakasih atas berbagi tipsnya.
    saya tertarik membaca artikel “Begitu Mudahnya Mengurus Visa Amerika Serikat” saya berniat untuk bekerja di amerika.
    pertanyaan saya:
    1. bagaimana cara mendapatkan visa H1B
    2. apakah harus mendapatkan panggilan kerja dulu kalo dtg ke amerika?
    3. masalah bahasa TOEFL min brp dan jenis toefl ibt/itp yang resminya?

    saya berniat backpacker mengadu nasib di negara paman sam.
    Nama : Arief Setiawan
    Usia : 24 Tahun
    Pendidikan : S1
    Jurusan : Teknik Informatika
    Tinggal : Surabaya

    mungkin ada saran dan mohon bantuan nya pak saya benar2 ingin bekerja di amerika.

    salam,

    arief setiawan

    • Erik Febrian says:

      Untuk mendapatkan visa US itu menurut saya harus bertujuan dan meyakinkan pihak embassy bahwa kita disana sudah tersedia akomodasi dan tempat bekerja kita sehingga menurut saya apabila akan bekerja di US saya sarankan melalui agen pekerjaan resmi.
      Saya mempunyai teman di US yang bekerja disana, beliau juga melalui agen resmi dan bekerja di restoran dll biasanya.
      Mungkin bisa mengikuti prosedur di agen. Trims

  15. Untuk mendapatkan sponsor mungkin ada Link / relasi khusus disana dan bagai mana prosesnya?

  16. Jessica Sydney says:

    met siang..

    aku mau tanya kalau untuk visa tourist apa2 aja yah persyaratannya, terus gimana yah caranya untuk dapat bisa lolos, coz’ saya pernah 2x apply visa namun ditolak hiks. dan rencananya pada awal bulan depan aku mau apply visa lagi, kira2 bagaimana yah supaya bisa lolos? atau apakah saya memerlukan agen?

    • Jessica Sydney says:

      oh ia masalah tabungan kira2 berapa jumlah tabungan kita yang kira2 dapat menjamin kehidupan 2 minggu di us? apakah 70jt cukup untuk membuat orang kedutaan percaya?

      • Erik Febrian says:

        Wow. Untuk hal ini saya kurang bisa memberikan jawaban Mbak Jessica I am so sorry. Menurut saya sih bukan hanya tabungan yah yang paling penting dapat menunjukan bahwa kita akan kembali ke Indonesia setelah urusan di Amerika selesai itu yang harus diyakinkan ke Kedubes. Menurut saya itu, kemarin teman-teman saya ke proses visa aman saja padahal saya yakin tabungan mereka tidak terlalu besar karena masih mahasiswa. Trims

    • Erik Febrian says:

      Seperti yang saya jelaskan dijawaban comment mbak yang sebelumnya. Bagaimana kita bisa meyakinkan kedubes bahwa kita ke US itu bertujuan dan kita akan pulang kembali ke tanah air lah yang menurut saya harus kita yakinkan untuk mendapatkan visa US. Semangat ya Mbak. Trims.

  17. ella says:

    mas erik….saya ,au nanya nih…saya ada rencana ngueus visa ke usa..kebetulan di sana ada tante yang kawin sama orang sana,trussudah masuk warga negara usa..yang mau saya tanyakan apakah kalo saya diundang tetap harus ada deposit yang banyak di tabungan,trus biasanya berapa lama visa dan isin tinggalnya?

    • Erik Febrian says:

      Saya menjawab sejauh yang saya tahu yah Mbak Ella,
      setahu saya memang tetap disyaratkan dokumen seperti deposit di tabungan selama beberapa bulan tersebut walaupun Mbak mendapatkan invitation dari keluarga di US mbak. jadi saran saya mohon tetap di persiapkan syarat tersebut.
      Tergantung jenis visa yang mbak ambil, biasanya untuk bisnis dan turis tipe B1/B2 5 tahun namun kalo program beasiswa disesuaikan jangka waktu program.
      Itu yang saya ketahui.
      Demikian trims.

    • Erik Febrian says:

      Berapa lama visa anda tergantung kedutaan yang akan memberikan jangka waktu visa biasanya disesuaikan dengan performance applicant, atau program.
      Sebenarnya masalah bukan pada berapa banyak deposit ditabungan, namun lebih ke motivasi kesana dan rencana kembali menurut saya dan beberapa penilaian lain.

  18. bima ageung says:

    hai semua apabila malas urus syarat2 visa usa untuk berlibur atau bisnis dan conference malas isi form online ds 160,malas bayar visa ke bank ,malas pergi ke studio untuk foto visa bisa saya bantu ,karna saya bekerja di salah satu agent travel yang biasa urus visa usa dan kanada

    tinggal tunggu kabar untuk interview di kedutaan ,oia kalo kanada ga perlu interview

    silahkan kontak WA dan LIne saya di 081221962752

    atau email di bgeung152@gmail.com

  19. Agnes says:

    Lagi cari tempat foto di Purwokerto khusus untuk visa, bersyukur ada yang buat blog ini. Nice info. Thank you brother.

    • Erik Febrian says:

      Alhamdulillah apabila ternyata artikel diatas membantu. Saran saya mohon petunjuk foto visa yg diterima dari Aplikasi Kedutaan ditunjukan ke petugas foto nya biar g salah dan sesuai yg mereka tentukan trims

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s